Modus Penipuan Terbaru yang Rawan Terjadi, Berkedok Promo!

Modus penipuan terbaru yang mungkin sering kamu lihat adalah penipuan berkedok promo. Bentuk penawaran seperti “CASH BACK”, “BELI 2 GRATIS 1”, “GRATIS BIAYA ONGKIR”,  “GRATIS BIAYA TRANSFER”, ”REWARD” atau “GIVEAWAY” jadi hal yang biasa ditemui. Tren kalimat menggoda yang membuat penasaran ini sering ditemukan pada e-commerce, media sosial, bahkan pada industri perbankan seperti di Bank Neo Commerce.

Bagi kaum Gen-Z yang sering berkutat dengan gawainya, aktivitas promo hunter bisa menjadi suatu keasyikan tersendiri. Bahkan ada salah satu komunitas online yang selalu share info teranyar tentang promo. (“Komunitas Berburu Cashback, Promo, Diskon, Voucher – ShopBackers Indonesia”)

Tapi apa jadinya jika promo ini justru disalahgunakan oleh fraudster? Malah jadi modus penipuan yang merugikan pihak bank ataupun nasabah. Untuk menambah wawasan mengenai fraud awareness, pada artikel ini kita bahas mengenai modus penipuan terbaru berkedok promo (promo abuse) dan dampak kecurangannya.

Pengertian promo

Mungkin kata “promo” sudah gak asing lagi buat kamu. Tapi apa sih arti “promo”? Promo adalah strategi penjualan yang menguntungkan bagi penjual maupun pembeli.

Nasabah atau konsumen bisa menghemat uang dan menambah keuntungan, dan dari sisi bisnis dapat meningkatkan penjualan, meningkatkan brand awareness dan membangun customer loyalty. Selain itu, promosi yang dikemas menarik juga dapat memberikan keunikan tersendiri dibandingkan dengan kompetitor.

Kekuatan utama dari promo adalah dalam kata-kata yang digunakan. Contohnya, saat membuka rekening menggunakan promo AJAK TEMAN DAPAT CUAN RP 50,000. Siapa yang gak suka mendapat uang cuma-cuma? Kamu pasti salah satunya! Yap, faktanya, semua orang ingin mendapatkan uang, produk, ataupun jasa gratis terlepas dari apakah kamu benar-benar membutuhkannya atau tidak. 

“CUAN” adalah kata dengan kekuatan dan emosi yang luar biasa efeknya. Saat membaca kata “CUAN” dalam promo, maka kamu langsung merasa sedang mendapat bonus yang sayang banget untuk dilewatkan. Hasilnya, kamu pasti akan langsung bertransaksi tanpa berpikir panjang.

Baca Juga Apa-apa Harus Pakai Kode OTP, Penting Banget?

Contoh modus penipuan terbaru berkedok promo

modus penipuan terbaru

Biasanya fraudster akan mencari kesempatan di dalam setiap bentuk penawaran promosi terbaru. Nah, setelah mengetahui arti dan tujuan promo, mari kita bahas beberapa contoh modus penipuan terbaru berkedok promo yang umum terjadi dan tips bagaimana guna menghindarinya.

1. Cashback promo

Siapa sih yang gak mau ditawari promo cashback? Meski ada syarat tertentu, tetap saja  promo ini diburu. Cashback adalah suatu penawaran pengembalian uang (baik secara tunai, virtual, poin, produk, atau bentuk deposit) setelah melakukan transaksi suatu produk atau jasa dengan suatu persyaratan yang telah ditentukan.

Di Bank Neo Commerce, ada promo Cashback Transfer. Promo ini memberikan kesempatan mendapatkan cashback maksimal hingga Rp199 ribu jika pengguna melakukan transaksi transfer ke sesama rekening dengan nominal paling sedikit Rp1.000.

MODUS:

Demi untuk memanfaatkan cashback promo. Para fraudster melalui media sosial atau media chat akan mengiming-imingi korbannya untuk mentransfer sejumlah uang dengan janji akan mentransfer kembali dana tersebut berikut dengan cashback-nya. Namun nyatanya uang yang sudah di transfer itu tidak akan dikembalikan.

2. Sign-up dan referral bonus 

Melonjaknya angka pengguna baru karena adanya pergeseran model bisnis dan perubahan perilaku konsumen membuat para pelaku bisnis mulai dari ecommerce hingga perbankan berlomba memikat calon pengguna baru.

Di Bank Neo Commerce, ada promo Hadiah Eksklusif Pengguna Baru. Nasabah yang baru membuka rekening, atau nasabah yang baru pertama kali login di aplikasi neobank akan mendapatkan bonus dengan total lebih dari Rp10.000.000.

Berikutnya ada kode referral. Kode referral adalah istilah yang sudah tak asing lagi bagi mereka yang sering berburu promo menarik. Lalu apa itu kode referral? Kode referral adalah sebuah kode unik yang terdiri dari kombinasi unik antara huruf dan angka, atau angka saja, atau personalisasi dari huruf.

Kode ini digunakan untuk melacak, mengukur, dan mengidentifikasi pengguna yang telah menarik pelanggan baru dan akan mendapatkan insentif dari kode tersebut. Tidak sedikit orang yang memanfaatkan kode referral karena memberikan benefit tersendiri.

Di Bank Neo Commerce, ada promo Ajak Teman. Promo ini memberikan hadiah berupa uang sebesar Rp25.000 jika berhasil mengajak teman membuka rekening dan melakukan top tup.

MODUS:

Kedua jenis promo ini kerap disalahgunakan oleh fraudster dengan cara membuka rekening baru menggunakan data orang lain, namun dengan perangkat yang dimiliki oleh fraudster tersebut. Biasanya para fraudster memiliki banyak akun baru (multiple account) yang nantinya digunakan untuk memanfaatkan promo melalui serangkaian transaksi fiktif.

Tujuannya tentu mengambil keuntungan sebanyak mungkin. Selain itu, fraudster juga menyebarkan kode referral secara acak (spamming) ke berbagai channel dan mengimingi berbagai hadiah jika menggunakan kode referral miliknya.

Ada juga modus dengan memberikan lowongan pekerjaan namun dengan syarat membuka rekening Bank Neo menggunakan kode referral miliknya. Namun kenyataannya, yang tergoda dengan penawaran tersebut tidak pernah mendapatkan keuntungan promo ataupun lowongan pekerjaan yang dijanjikan.

Tips menghindari modus penipuan terbaru berkedok promo

modus penipuan_terbaru

Selain memberi keuntungan bagi pelakunya, segala macam tindak kecurangan juga membawa dampak yang cukup fatal seperti hancurnya reputasi dan kerugian secara finansial serta dampak-dampak negatif lainnya.

Tindakan modus penipuan terbaru berkedok promo atau Promo Abuse adalah suatu pelanggaran yang tidak bisa ditolelir dan dapat berujung kepada tindak pidana perbankan.

Sebagai penutup, berikut adalah beberapa tips agar kamu selalu waspada dan berhati-hati biar gak jadi korban promo abuse.

  1. Kamu harus selalu waspada dan selalu berhati-hati jika ingin bertransaksi melalui media sosial, situs-situs e-commerce yang tidak mempunyai rekening bersama atau media lainnya
  2. Jika ada hal-hal yang mencurigakan atau terindikasi penipuan, jangan melakukan transaksi. Ingat, bertransaksi lah Hanya dengan orang yang dikenal
  3. Jangan pernah memberikan data atau informasi pribadi (KTP, nomor rekening, dsb.) ke sembarang orang. Selain bisa digunakan oleh fraudster untuk membuka rekening, identitas pribadi bisa disalah gunakan untuk tindak kejahatan
  4. Jangan membuka akun/rekening menggunakan kode referral milik orang lain yang tidak dikenal atau hanya dikenal melalui media sosial karena di tawari bermacam hadiah atau bonus
  5. Kamu juga harus selalu waspada dan selalu berhati-hati jika ada yang menawarkan cashback, uang tunai atau apapun dengan syarat menggunakan kode referral. Sebaiknya hanya menyebarkan kode referral kepada keluarga, teman, dan orang yang kita kenal baik. Pastikan memberikan arahan yang jelas untuk langkah-langkah pembukaan rekening atau akun. Serta pastikan memberikan informasi pribadi yang diperlukan dengan benar dan sesuai.

Baca Juga: Jangan Mau Kalah dengan Pelaku Voice Phising, Be Smart!

Itulah beberapa bentuk dari modus penipuan terbaru berbentuk promo abuse. Hati-hati jika ada yang menawarkan keuntungan sesaat melalui promo-promo, kamu harus cermat dan kritis, jangan asal percaya, ya!

***

PT Bank Neo Commerce Tbk terdaftar dan diawasi oleh OJK dan merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Download aplikasi neobank di Google Play Store dan App Store sekarang!